Senin, 23 Januari 2012

WARTAWAN MENGAKU AYAH KORBAN



Seorang wartawan sedang meliput peristiwa kecelakaan. Karena banyak orang yg mengerumuni lokasi kecelakaan, shg wartawan tsb tdk dpt menerobos untuk melihat korban dari dekat.
Setelah makan MENTOS, wartawan tsb dapat ide. “Minggir-minggir semua, SAYA AYAH KORBAN!”ia berseru. “Saya minta jalan.” Benar saja…..kerumunan itu membiarkan dia lewat. Semua mata terarah kepada wartawan tsb.
Wartawan jadi GR, dalam hati: “Berhasil juga, mentos emang ok!!!
Ketika sampai ditengah kerumunan, ia terpana melihat… SEEKOR ANAK MONYET

OLEH-OLEH DARI ABANG



Abang : “Hai Butet kalau abang pulang dari Jakarta kamu minta apa?”
Butet : “Sekarang kan udah zamannya modern aku minta HP lah Bang”
Abang : “Bagus permintaan kamu nanti abang bawakan”
Abang : “Hai Sinaga kamu minta apa?”
Sinaga : “Aku minta kaca mata biar kaya artis di TV.”
Abang : “Oh.. tenang nanti abang bawakan”
Abang : “Siburian kamu mau dibawakan apa?”
Siburian : “Aku minta dompet kulit yang asli Bang, disini khan tiruan semua”
Abang : “Oh.. gampang nanti abang bawakan…”
Abang : “Ucok kamu mau dibawakan apa?”
Ucok : “Kebetulan bang, aku nggak punya ikat pinggang, kau bawakan aku ikat pinggang sajalah.”
Abang : “Susah kali permintaan kau itu… kalau HP, kacamata, dompet mudah ku dapatkan, tapi ikat pinggang… susah kali kutarik itu dari pinggang orang…”

KAKEKNYA MONYET



Seorang penjual topi berjalan melintasi hutan. Karena cuaca panas, ia memutuskan beristirahat sejenak dibawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan disampingnya. Beberapa jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut.
Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang. Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet di atas pohon. Ia mendongak keatas dan betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet. Yang semuanya mengenakan topi-topinya.
Penjual topi itu terduduk dan berpikir keras bagaimana caranya ia bisa mendapatkan kembali topi-topi dagangannya yang sedang dibuat main-main oleh monyet-monyet itu. Ia berpikir dan berpikir, dan mulai menggaruk-garuk kepalanya. Ternyata monyet-monyet itu menirukan tingkah lakunya. Kemudian, ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya. Ternyata monyet-monyet itu pun melakukan hal yang sama.
Aha..! Ia pun mendapat ide..! Lalu ia membuang topinya ke tanah, dan monyet-monyet itu juga membuang topi-topi di tangan mereka ke tanah. Segera saja si penjual itu mengumpulkan dan mendapatkan kembali semua topi-topinya. Ia pun melanjutkan perjalanannya.
Lima puluh tahun kemudian, cucu dari si penjual topi itu juga menjadi seorang penjual topi juga dan telah mendengar cerita tentang monyet-monyet itu dari kakeknya. Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama. Ia beristirahat di bawah pohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya. Ketika terbangun iapun menyadari kalau monyet-monyet dipohon tersebut telah mengambil semua topi-topinya.
Ia pun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggaruk-garuk kepala, dan monyet-monyet itu menirukannya. Ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya, monyet-monyet itu masih menirukannya. Nah, sekarang ia merasa yakin akan ide kakeknya. Kemudian ia melempar topinya ke tanah. Tapi kali ini ia yang terkejut, karena monyet-monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegangi topi-topi itu erat-erat.
Kemudian, seekor monyet turun dari pohon, mengambil topi yang dilemparkan oleh cucu penjual topi itu, lalu menepuk bahunya sambil berkata,
“Emangnya cuman elo aja yang punya kakek…?”

DUA PRIA DI AKHIRAT



Ada dua pria, baru saja meninggal, sedang menunggu nasib di pintu akhirat, karena iseng, mereka kemudian mengobrol.
Pria 1 : “Sebab apa kamu meninggal ?”.
Pria 2 : “Mati beku”.
Pria 1 : “Bagaimana rasanya mati beku ?”.
Pria 2 : “Nggak terlalu sakit, mula2x merasa dingin, lalu merasa badan mulai beku, dan selanjutnya gampang saja, tahu2x saya sudah berada di sini, lha situ sendiri kenapa matinya ?”.
Pria 1 : “Serangan jantung, saya selalu curiga, istri saya ada main dengan cowok lain, jadi satu hari saya pulang kantor lebih cepat, saya mendengar suara pria, lalu segera saya lari ke kamar saya di lantai dua, istri
saya ada di ranjang, tapi kok tidak ada orang lain, saya buka lemari pakaian, tidak ada orang, saya lari ke dapur dilantai satu, nggak ada orang, saya lari ke kamar mandi, melewati kulkas, nggak ada orang juga, terus saya lari langsung ke lantai 3, & begitu sampai, saya kena serangan jantung & mati”.
Pria 2 : “Sayang sekali, coba kalau waktu itu anda buka saja itu pintu kulkas, mungkin kita berdua nggak bakal mati”.

KISAH SEORANG DOKTER



Seorang lelaki yang kebetulan seorang dokter muda, merasa sangat tidak enak dengan apa yang telah terjadi.
Ia pulang ke rumah dengan wajah suntuk. Setibanya di rumah, ia merebahkan diri di ranjang dan pikirannya kacau.
Lalu ia mendengar suara dalam kepalanya berkata,
“Sudahlah, nggak usah terlalu dipikirkan. Skandal dokter berhubungan intim dengan pasiennya terjadi di mana-mana. Jadi kamu nggak usah kuatir.”
Lelaki tersebut mencoba untuk setuju, tapi apa yang telah terjadi pagi itu terbayang kembali dan perasaan tidak enak muncul lagi.
Ia membalikkan badan dan mendengar lagi suara dalam kepalanya,
“Nggak usah kuatir,orang sudah mulai terbiasa dengan skandal hubungan seksual antara dokter dan pasiennya.”
Lelaki itu mulai rileks dan perasaannya berangsur-angsur membaik…………….
Ketika tiba-tiba suara lain dalam kepalanya berkata,
“Tapi masalahnya kamu kan dokter hewan…”

Minggu, 08 Januari 2012

Karangan Essai kelas X-5

bahan untuk berbagai klik disini

Karangan Essai kelas X-4

 berbagai klik disini

Jumat, 06 Januari 2012

Karangan Essai kelas X-3

Berbagi

klik disini